Mr Spiritualist

Website atau blog Mr Spiritualist ini membahas mengenai masalah-masalah yang berhubungan dengan spiritual, ilmu hikmah, masalah-masalah klenik, masalah-masalah mistis atau mistik,  kajian tasawuf, kajian irfani, dan yang berkaitan dengan hal-hal tersebut. Blog ini saya buat untuk menemani orang-orang yang sedang melakukan perjalanan spiritual, rohani, kabuhunan, mistik, mistis, hikmah, tasawuf, irfan, dan yang sejenis dengan itu.

Dengan harapan tulisan-tulisan saya setidaknya dapat membantu menambah serpihan-serpihan jawaban dan pecahan-pecahan petunjuk dari teka-teki spiritual, kode-kode rohani, password-pasword diri, dan yang sejenis dengan itu. Yang sedang dikumpulkan oleh anda dalam perjalanan spiritual atau rohani Anda.

Jadi para pembaca jangan memanggil atau menganggap saya sebagai ahli, mentor, guru, Mursyid, tutor, pembimbing, pendidik, pengajar, murrabi, dan yang sejenis dengan itu. Karena mungkin saja Anda lebih ahli dan lebih baik dari saya dalam bidang kajian-kajian ini.

Pembaca boleh menganggap saya sebagai sahabat atau teman atau kawan atau mungkin hanya sekedar orang yang terlewati dalam perjalanan spiritual dan rohani Anda. Oleh karena itu tulisan-tulisan saya dalam blog ini bukan mengajari atau memberi petunjuk atau menggurui atau menasehati, dan yang sejenis dengan itu. Akan tetapi lebih kepada berbagi pengalaman atau mengobrol saja.

Dalam setiap bahasan dalam blog ini saya selalu membagi bahasan kepada dua sisi bahasan. Bahasan sisi tekstual akademis, yaitu bahasan yang menitik beratkan kepada sumber tekstual akademis, baik itu buku, kitab, web kredibel, dan yang sejenis.

Dan bahasan non-tekstual akademia, yaitu bahasan yang menitik beratkan pada kajian kemakrifatkan, atau pengetahuan yang berdasarkan dari warid, ilham, intuisi, install makrifat, wejangan guru, dan yang sejenisnya.

Pembaca yang hanya menyukai bahasan tekstual akademis, dan gak sreg dengan segala bahasan yang berbau mistik, spiritual, dan makrifat, maka silahkan baca tiap tulisan dalam blog ini pada sisi bahasan pertama saja. Yaitu bagian bahasan tekstual akademis.

Dan pembaca yang menyukai bahasan makrifat dan gak terlalu suka dengan njlimetnya bahasan akademis, silahkan terbang saja kepada bahasan sisi kedua, yaitu bahasan sisi makrifat. Kalau yang suka dengan kedua sisi bahasan, ya silahkan baca keseluruhannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *